Cara Menabung untuk Disisihkan Pergi Liburan

Akhirnya jalan bareng lagi! Kemarin seharian motoran sampe ke Ubud, sebelumnya rada worry gara2 semingguan Bali sebelumnya katanya ujan mulu kan, tapi akhirnya sewa motor juga dan ternyata mayan cerah, ujan cuma dikit aja pas sore, pas juga Yuji bisa ikutan bareng. Ada usul lokasi motoran lain yg asik di Bali?

Entah kenapa klo dapet rejeki lebih pasti lebih kepikir “nabung ah buat trip lagi” daripada “nabung mau beli tas apa sepatu”, padahal cewe sulit banget ya nahan godaan sepatu. Tapi makin sering traveling malah berasa duit yang digunakan buat traveling itu paling sepadan, rasa happy, serunya pas trip, pengalaman baru dan semua memori itu ga ternilai *tsahhh* tapi beneran deh, klo kita traveling, satu, dua atau tiga atau sepuluh tahun lagi pas liat foto-foto trip atau pas ketemu temen pas trip bareng pasti jadi inget lagi dan mostly happy dan jadi ketawa-ketawa inget memori pas travel, ya ngga.

Cara buat nabung kalau buat gue sih dibikin sadar diri aja kalau gimanapun kita butuh ada nominal di rekening yang bikin kita merasa aman (ada dana darurat, dana kebutuhan hidup beberapa bulan ke depan, terutama buat freelancer, plus dana tabungan buat traveling dong. Tiap orang juga alokasinya beda-beda, jadi ga perlu maksain mesti nabung 40% dari penghasilan karena liat temen bisa kaya gitu.

Kalau bisanya 10% why not, mungkin ga bisa sering-sering traveling tapi pas pergi ga pake was-was ngabisin tabungan kan, yang penting satu: konsisten wkwkwk, konsisten nabung itu memang awalnya sulit, tapi klo udah jadi kebiasaan mudah kok, dan tenang aja karena uang kita aman di bank soalnya ada Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), jadi dana tabungan, deposito, giro, semuanya dijamin sama LPS dan kita mesti makin semangat nabung!

Yang pasti, biaya yang dikeluarkan untuk traveling menurutku sebanding banget kok dengan pengalaman yang bakal didapetin. Hidup itu singkat, gunakanlah sebijak mungkin dan jangan sampai menyesal di hari tua.

Eksplor Destinasi Wisata Menarik di Banyuwangi

3 hari kemarin aku berkesempatan untuk explore banyuwangi bareng enter traveller. Berangkat dari surabaya pagi dan tujuan pertama kami adalah pulau merah banyuwangi. Kami sampai di Pulau Merah Banyuwangi pada siang hari. banyak kegiatan yang dapat dilakukan disana mulai dari mengelilingi pulau dengan perahu, selancar sampai hanya bermalas-malasan di pinggir pantai. Jadi kapan kalian explore indonesia ? Gak bosen apa dirumah terus.

Setelah dari pulau merah aku berlanjut ke Kawah ijen. Ditengah perjalanan kita mampir untuk makan malam di warung sego tempong bu nur salah satu warung tempong terkenal di banyuwangi. Sego berarti nasi dan tempong berarti tampar yang dimana arti nasi tempong adalah nasi yang ditampar bagaimana tidak pedas dari sambal nasi tempong terasa sangat pedas dimulut. Dan akhirnya kami melanjutkan ke kawah ijen. Jika anda lewat jalur banyuwangi harap berhati-hati ada 3 tanjakam beruntun yang sangat curam disana mobil yang kami tumpangi sempat mundur dan mengharuskan kami harus turun. Dan akhirnya tibalah kami di pintu masuk kawah ijen. Kami segera melakukan tracking selama 2 jam untuk mencapai kawah. Di atas kawah sangat dingin sehingga lami hanya dapat menjepret sedikit gambar.

Setelah turun dari kawah ijen kami melanjutkan perjalanan ke destinasi selanjutnya yaitu pulau Menjangan. Pulau Menjangan terletak di Taman Nasional Bali Barat. Di pulau Menjangan anda dapat melakukan snorkling dan jelajah pulau. Jarak dari Pantai Bangsring (tempat start Kapal) ke Pulau Menjangan sekitar 30 menit ditempuh dengan kapal Kecil. Ombak selama perjalanan relatif tenang.

Setelah dari Menjangan kami melanjutkan perjalanan ke destinasi selanjutnya yaitu Pulau Tabuhan. Pulau yang secara administratif terletak di Banyuwangi. Butuh waktu sekitar 45 menit dari Menjangan ditemani ombak yang lumayan tinggi menjelang sore hari. Pulau ini sangat sepi hanya ada 2 warung dan tidak ada apa” lagi. Namun sayang di sisi Barat pulau sampah mulai masuk ke dalam pulau. Alangkah baiknya jika kita semua memiliki kesadaran untuk menjaga lingkungan. Sekian cerita perjalananku di Banyuwangi.

Pilihan Hidup Membawa Kita ke Pengalaman Tak Terduga

Setiap kali naik Lawu via Cemoro Sewu, saya selalu flashback ke memori 6 tahun lalu, ketika saya pertama kali naik gunung langsung di ajak tektok start jam 12 malam di jalur ini. Rasanya? Jelasss… ambyarrrr..hahaha. Tapi dengan pengalaman tersebut, saya pun belajar bahwa sangat tidak disarankan untuk mengajak teman/kerabat yang pertama kali naik gunung untuk start pendakian malam hari.

Selain lebih riskan sesak nafas karena tumbuhan menghasilkan CO2, malam hari adalah waktu bagi tubuh untuk beristirahat berdasarkan proses metabolisme. Resiko hipotermia akan lebih besar, karena pendakian malam cenderung mengantuk sehingga akan lebih banyak beristirahat, dan cuaca lebih dingin karena tidak adanya panas/sinar matahari.

Kita tidak bisa menyamakan endurance orang yang PERTAMA KALI mendaki dengan orang yang sudah SERING mendaki, karena secara mental ketika di alam pun sudah pasti berbeda. Katanya sih, start pendakian malam itu biar nggak kerasa jauh karena jalannya nggak keliatan, padahal mau jauh apa dekat juga nggak ada bedanya asal kita bisa menikmati perjalanannya, apalagi pemandangannya.

Ngomong – ngomong aku mau sedikit cerita bahwa setelah 11 bulan perjuangan, beberapa kali pendakian penuh drama, jungkir balik take shot video, dan melewati banyaknya malam tanpa tidur karena ngedit video, serta makanan instant yg setia menemani ketika bergadang, AKHIRNYAAAA channel YouTube the slacker hiker udah tembus 1K subscribers lho!! HAHAHA TERHARU BANGET. Tiba2 inget waktu bulan pertama bikin channel, subscribernya gak nyampe 20 dan hampir nyerah. Tapi untuk aja waktu itu menyerah bukan menjadi pilihan kami. Kami berniat untuk terus berjuang dan menjalankan hobi yang kami sukai.

Makasih banget buat semua teman2 atas apresiasinya, yang berkenan untuk nonton, terutama buat yang udah bersedia subscribe dan mengikuti proses perjalanan kami. Kami telah bertekad akan terus konsisten dan tidak akan pernah berhenti untuk menjelajahi Indonesia dan membagikan cerita kami kepada kalian semua. Sampai jumpa di trip berikutnya! Jangan tanya kemana ya, biar jadi kejutan untuk kalian semua.

Negara yang Wajib Kamu Kunjungi Sebelum Mati

India yang Unik

Tidak ada negara yang seunik India. Ini adalah perjalanan saya yang sangat mengesankan dan saya belajar banyak hal di sana. Kami bangun jam 5 pagi, menunggu matahari terbit di tepi sungai Yamuna. Sungai ini adalah sumber segalanya. Di sini, kami melihat ribuan burung terbang dengan indah, memenuhi langit pagi itu. Percaya atau tidak, keindahannya sangat berbeda dengan kondisi sungai yang sangat kotor. Hampir semua sampah berakhir di sini. Sangat sedih. Namun, umat Hindu percaya sungai ini adalah salah satu dari tiga sungai suci, dan banyak orang masih memandikan tubuh mereka di sana, karena mereka percaya itu dapat menyucikan pikiran dan jiwa mereka.

Portugal Negara Dongeng

Halo Sintra… Tempat ini bak kota dongeng yang terdapat di Portugal. Pada hari terakhir saya di Portugal, saya memutuskan untuk melakukan perjalanan satu hari dari Lisbon ke Sintra dengan kereta api. Di Sintra, Anda dapat mengunjungi banyak situs warisan yang indah. Ini menakjubkan!

Kota ini cukup kecil tetapi memiliki segalanya. Jika Anda ingin mengunjungi istana-istana ikonik seperti Istana Pena, Quinta Da Regaleira, dan Istana Nasional Sintra, Anda harus naik kereta pertama di pagi hari. Mereka terletak cukup dekat satu sama lain tetapi antriannya gila! Favorit saya adalah Quinta De Regaleira karena gaya Istana ‘Gotik’, dan kurang turis. Benar-benar ingin kembali ke Portugal untuk mengunjungi Madeira dan Azores lain kali.

Yunani Kota Bersejarah

Bermimpi untuk kembali ke Yunani. Santorini dan Mykonos adalah kota favorit saya yang cantik. Layak untuk dikunjungi tetapi terlalu ramai terutama pada saat peak season. Untuk mendapatkan foto kincir angin ikonik di Santorini, saya menunggu hampir 15-20 menit.
Sejujurnya, saya lebih suka Mykonos daripada Santorini. Di Mykonos, jalan lebih sempit dan kurang turis.

Saya hanya punya lima hari di Yunani dan itu tidak cukup. Yunani memiliki banyak pulau yang indah untuk dijelajahi. Apakah Anda pernah ke Yunani? Adakah pulau yang ingin Anda rekomendasikan untuk dikunjungi? Apa kota Eropa favorit Anda?

Tidak Sabar Menunggu Thailand Open Border Lagi

Udah lama banget rasanya nggak jalan-jalan jauh untuk hunting lagi ke berbagai tempat menarik. Walaupun belakangan memang sudah bisa pergi keluar kota untuk join event. Tapi tetap aja rasanya kangen banget bisa pergi bebas kemana aja.

Pengen foto pemandangan yang menakjubkan dan juga jalan-jalan di kota lain dengan arsitektur menarik. Ini adalah foto yang aku ambil saat pergi ke Thailand namanya “Muangboran The Ancient City”. Tempat ini berkesan banget buat aku karena keunikan tempat ini sampai dijuluki sebagai Museum Luar Ruangan terbesar di dunia karena memiliki luas 320 hektar dengan 116 bangunan di dalamnya dengan berbagai ciri khas arsitektur khas Thailand.

Bukan Thailand namanya kalo ngga penuh kejutan di kotanya. Next time aku pengen dateng lagi kesini dan mungkin akan coba datengin tempat penangkaran buaya yang ada di Provinsi Samut Prakan dekat dari monumen ini.

Beneran ngga sabar buat jalan jalan lagi ke Thailand nanti pas border di buka. Ada yang kangen Bangkok juga ngga selain aku? mungkin diantara kalian ada yang udah Planing mau kemana-mana aja di Thailand setelah ini? Challange Accepted! Kemarin baru aja dikasi tantangan sama wisata thailand untuk recalling all the memories from my last Thailand Trip. So here we go guys!

Sebagai seorang fotografer, aku selalu ingin berbagi cerita dibalik setiap gambar yang aku tangkap melalui lensa. Aku ingin menangkap setiap momen traveling melalui seni fotografi. Melalui sosial media, aku ingin membagi keseharian travelingku jg memperkenalkan dunia travel & fotografi ke lebih banyak anak muda Indonesia.

Aku tau bahwa 1 menit ngga akan pernah cukup menunjukan seberapa menyenangkannya trip ku di Thailand. Disana aku jalan jalan di banyak tempat mulai dari Bangkok, Chiang Mai, Chiang Rai dan masih banyak lagi. Aku yakin semua pasti kangen sama setiap sudut kota di Negara ini waktu musim liburan. Makanan, tempat wisata, pusat perbelanjaannya dan banyak lagi. Hari ini gapapa kita cuma bisa lihat-lihat kenangannya dulu.

Pentingnya Rekan Pendakian yang Selalu Menyemangati

Sensasi turun dari puncak semeru itu luar biasa. Terutama bagi pengidap acrophobia tingkat akut seperti saya. Curamnya trek di Jalur ini menyebabkan saya harus berjalan berhati-hati. Disaat rekan dan pendaki lainnya mampu merosot dengan lancar, saya hanya bisa berjalan turun sedikit demi sedikit karena takut dengan pemandangan jurang didepan mata. Tapi saya selalu mencoba melawan rasa takut saya dengan ketinggian seperti ini. Karena bagi saya tantangan seperti ini yang merupakan sensasi paling mengasyikan ketika mendaki gunung.

Rinjani merupakan salah satu gunung favorit yang menyediakan paket komplit buat pecinta outdoor activity, termasuk saya sendiri. Tidak hanya sensasi hiking saja yang saya rasakan disini. Pengalaman berenang di danau Segara Anak juga merupakan salah satu aktivitas yang sangat mengasyikan disini. Tak lupa sensasi berendam di hot spring juga tak pernah saya lewatkan. Sensasinya luar biasa. Lelah otot yang dipaksa melewati trek yang cukup berat selama pendakian bisa rileks seketika ketika berendam di air panas ini. Begitu kayanya spot-spot menarik di Rinjani membuat saya selalu jatuh cinta dengan pesona Gunung ini.

Masih teringat jelas bagaimana menyiksanya pendakian pertama saya ke Rinjani. Hari pertama ketika mendaki bukit penyesalan rasanya sangat menyiksa. Pasalnya saya sedikit memaksakan diri pada saat itu, saya mendaki dalam kondisi badan tidak fit karena baru saja sembuh dari muntaber. Badan lemas, BAB berkali-kali dan muntah-muntah sepanjang jalan mewarnai perjalanan saya hari itu. Namun ajaibnya semua sakit yang saya derita hilang perlahan ketika saya tiba di Plawangan Sembalun saat mentari terbenam. Nampaknya keindahan sunset Plawangan Sembalun kala itu adalah obat mujarab bagi saya.

Tidak terbayang oleh saya apa yang akan terjadi jika saya mendaki gunung tanpa rekan – rekan seperjuangan yang selalu menyemangati saya. Pengalaman pendakian pertama saya adalah muntaber dan badan panas dingin. Saya juga mimisan selama 4 hari berturut – turut sehingga sangat merepotkan para rekan pendaki. Namun, tidak ada yang mengeluh dan tetap memberikan semangat serta energi yang positif.

Musim Dingin di Sapporo Jepang Hingga Turun Salju

Suasana musim dingin di Sapporo Jepang sangat cantik. Salah satu bagian yang paling indah dari perjalanan adalah mengingatnya dan menceritakannya kembali. Dan malem ini kangen banget momen keliling Maruyama Park sendirian celingak celinguk kesenengan liat momiji di pohon-pohon yang ada di taman-taman ini berbalut salju pertama yang turun di winter tahun ini.

Traveling pas musim dingin itu kudu persiapan yang extra, terutama masalah pakaian. Gue yang tadinya gak expect bakalan turun salju di Sapporo jadi kelabakan nyiapin jaket dan sepatu, karena peralatan yang gue bawa cuma buat autumn. Alhasil hari pertama dan kedua kedinginan banget, sepatu bocor sana-sini masuk rembesan salju yang mencair. Jadi ditengah nikmatnya momen nikmatin momiji begini terpaksa harus nahan dari tersiksanya kedinginan disini.

Salah satu tempat favorite selama di Hokkaido kemarin adalah Moerenuma Park. Sekitar setengah jam dari pusat kota Sapporo, dapat ditempuh dengan menggunakan subway dan dilanjutkan dengan local bus, sampailah di gerbang taman ini yang berbentuk sebuah jembatan panjang. Pas kemarin kesini sepi banget nggak ada orang sama sekali, sampai bingung mau muter jalan kemana saking luasnya.

Ada dua bukit dan beberapa monumen yang dibangun di taman ini. Tempat ini yang pertama kali bikin gue nyasar di Sapporo. Karena bingung transportasi untuk pulangnya. Bus lokal yang lewat jarang banget, ditambah nggak ada petunjuk dari tulisan latin sama sekali bikin bingung bus yang dipilih ke tujuan mana.

Alhasil nunggu hampir 2 jam sendirian di halte, kedinginan+kelaperan (nggak ada toko jualan makan disekitar sini), terus masuk angin, akhirnya pusing mual dan muntah. Ini pengalaman paling kocak perjalanan kemarin. Dan sekarang kangen banget momen solo trip keluar, tapi nggak tau kemana.

Kangen banget sama suasana putih yang ada di Moerenuma Park ini. Yang paling diinget pas muter tempat ini adalah momen nyasar pas mau pulang. Karena tempatnya luas banget, dan udah ketutup salju semua jadi bingung jalan keluar itu yang mana, ditambah cuma sendirian pula. Ga sabar untuk perjalanan selanjutnya.

Jangan Lupa Kunjungi Tempat Ini Di Jepang

I had so much fun in Japan this time. Mulai dari explore Wakayama yang berkesan banget ama prefecture ini, lanjut Shirakawago, Takayama, Nagano, Kawaguchi Lake sampe ke Kyoto. Jalan tiap hari hampir enggak ada jeda sama sekali, tapi puas banget, dan dibikin makin jatuh cinta ama negara ini, terutama ama kebaikan dan keramahan orangnya yang gak paham lagi ramah banget ama turis. Ditambah makanannya yang gilak banget, kebetulan banget gue ama febrian emang gilak banget makanan Jepang, juga budaya sama destinasi alamnya yang unik dan cakep banget! I wish someday, i’ll explore all places in Japan. Mau coba prefecturenya satu-satu

Kawaguchi Lake ini masih menjadi tempat favorit gue selama perjalanan kemaren. Menjauh sedikit dari spot yang dipenuhi turis, kita akan menemukan beberapa spot yang masih sangat sepi, bagian inilah yang menurut gue jadi spot terbaik untuk menikmati danau yang luas ini. Tiupan angin sepoi-sepoi dengan background gagahnya Fuji-san di ujung sana akan membuat kita betah menikmati waktu berlama-lama di kawasan ini. Sayangnya sore itu, kami harus segera buru-buru kembali ke Tokyo. See you again, Japan. Till we meet again.

I loved the quiet place in Kyoto. Walaupun Gion distrik terkenal rame banget, ternyata masih banyak gang-gang kecil yang masih sepi. Liat kiri kanan kok sepi, buka payung dikit, minta tolong febrian buat foto, cekrek cekrek, jadilah foto-foto di gang rumah orang kayak begini. One fine afternoon in Kawaguchi Lake, ngebayangin bisa balik ke tempat ini ngerasain gimana peacefulnya tempat ini dimusim yang berbeda, nggak dingin beku kayak kemaren.

Akhir tahun begini, kalian lebih sibuk mikirin mau ngabisin liburan tahun baruan dimana atau mikirin resolusi tahun depan apaan? Kalau gue lebih milih buat mikir resolusi tahun depan apaan. Dan menyadari semakin hari, resolusi yang kita buat itu juga makin sederhana, dengan tujuan yang tetap sama agar diri sendiri menjadi lebih bahagia, bijak dan makin bersyukur akan hidup. Jadi resolusi kalian tahun depan apaan? Dan liburan tahun baru pada kemana?

Mendaki Puncak Fansipan yang Sangat Tinggi

Akhirnya sampai juga ke puncak Indocina Fansipan yaitu dengan ketinggian 3134 M. Rasanya seneng banget bisa ngerasain suasana trekking lagi. Cuaca gerimis & kabut yang mengiringi awal perjalanan malah bikin semangat makin tinggi, karena jujur emang udah lama kangen ama suasana pendakian yg begini. Saran dari gue siapin fisik yang optimal sebelum mendaki ke puncak Fansipan, karena jalurnya cukup menantang. Dan pilihlah agen lokal untuk mengorganize trip kalian, karena peraturan cukup ketat dan diwajibkan menggunakan guide setempat.

Dan dikarenakan keterbatasan waktu, akhirnya kami memilih trekking menuju puncak Fansipan, yang memakan waktu kurang lebih 9 jam perjalanan, dan turun kembali ke Sapa menggunakan cable car, sehingga bisa ngerasain langsung dua cara menuju puncak Fansipan ini. Normalnya pendakian disini menghabiskan waktu 3D2N, jika ingin ditempuh dengan jalur trekking untuk pulang perginya, atau bisa memilih 2D1N, dimana kita bisa trekking menuju puncak Fansipan dg bermalam di shelter yg sudah disediakan, dan turun kebawah dg cable car. Banyak pilihan buat menikmati keindahan atap dari Indocina ini. And big Thanks to my hike partner

Masih kebayang keseruan pendakian kemaren ke Puncak Fansipan. Walaupun diguyur hujan dan kabut di awal pendakian, dan dikasih cuaca cerah pas di puncaknya jadi bikin pendakian ini lengkap banget pengalamannya. Banyak yg nanya kondisi trek disini mirip gunung apa kalau di Indonesia. Menurut gue pribadi ngeliat kondisi trek yg 70% di dominasi tanjakan, kadang ada sungai kecil, dan hampir nggak ada bonus sama sekali ini, mengingatkan perpaduan trek di Kerinci, Cikuray, dan Ciremai via Linggarjati.

Oh iya, berbeda dengan pengunjung yg memilih utk naik cable car ke puncak Fansipan, bagi pendaki yg memilih trekking, harus membuat permitt terlebih dahulu, karena kawasan ini masuk ke area Hoang Lien National Park. Kemaren banyak banget dijelasin sama guidenya tentang flora yang ada di Taman Nasional ini. Dan satu lagi yang paling gue kagumin adalah bagaimana fasilitas yg udah dibuat disini disini terjaga dengan baik. Semoga nanti di Indonesia juga begitu, segala fasilitas yg udah disediakan buat pendaki dapat dijaga dengan baik

Trip Ke Iceland Memperlihatkan Sisi Lain Dunia

Kemaren salah satu highlight destination selama Iceland Road trip adalah explore Blue Diamond Ice Cave di National Park. Pengalaman explore gua es ini luar bisa banget menurut gue, nggak bisa dilupain, kita diajak mengendarai giant jeep sekitar 45 menit sampai ke bibir gua dengan view gunung es kiri kanan, dan daratan dengan topografi yg sangat unik, berasa lagi nggak di bumi!

Sampai di bibir gua es kita di brief sebentar tentang do’s and dont’s selama tour berlangsung dan dijelaskan tentang glacier dan gua-gua es disini. Pas masuk ke dalam gua dibikin kagum banget, karena kilauan warna dari dinding es ini berwarna biru terang dengan kilau kristal, dinginnya bukan main udara didalam sini.

Thanks to HEATTECH Ultra Warm, baju daleman dengan teknologi super, yang selalu menghangatkan badan dan hati gue selama menikmati perjalanan ini.

Jökulsárlón is a glacial lagoon, terletak di Vatnajökull National Park di southeastern Iceland. Ini pengalaman pertama ke glacier es begini, kereeeen banget!
Perjalanan road trip kemaren tuh sampai sekarang masih berkesan pengalamannya, keinget banget gimana dinginnya udara di Glacial Lagoon ini, suhu beku diantara danau danau yg dipenuhi dengan bongkahan es ini. Gak kebayang jadi kaya apa kalo gak pake daleman HEATTECH. Wajib banget dibawa buat kalian yang mau traveling musim dingin! Pilihan gue di trip kali ini HEATTECH tipe yang Ultra Warm, agak tebel sih, tapi paling paling bikin hangat dan nyaman selama perjalanan.

Banyak yg nanya kok bisa kak traveling terus, selain karena kerjaan, ya sebenernya gue jg nabung, apalagi kalau punya bucketlist destinasi tertentu, kayak ke Iceland ini. Nabung is a must menurut gue, nah sekarang gue punya info (geser slide ke kanan) buat kalian yg pengen nabung dengan kemudahan transaksi dan juga bisa untuk modal usaha juga, Mantriman dari BRI, sosok ganteng, ramah, peduli warga yg memudahkan kita bertransaksi di BRI, nabung, untuk modal usaha dan berbagai transaksi lainnya makiiiin mudah!

Jenis Pendaki Gunung dari Hasil Analisa Pecinta Trekking

Biasanya baca yg serius,nyoookk mari kita bahas yg buat seru-seruan
Biasanya yg seru itu enak loh diajak pacaran..
Berikut ini adalah jenis2 pendaki gunung versi salah satu pecinta trekking terkenal yaitu anak bebek.

Ini tanpa diskriminasi yah, hanya sesuai dgn pengalaman pribadi

1. Pendaki Pelit
Yg ini tipe suka ngumpetin makanan, makan sendiri2 ga mau berbagi

2. Pendaki Malas
Yg lain sibuk masak,bangun tenda eh dia malah tidur atau kabur ke tenda tetangga cari makanan/cari gebetan

3. Pendaki Tebar Pesona
Yg ini hobby bgt tebar pesona,di jalur,di campsite,dia hobby bgt modus & nebar pin BBM/no telp

4. Pendaki Ikut-ikutan
biasanya ga tau tujuan,cuma tau diajak, barang bawa seadanya dan seikhlasnya

5. Pendaki Baper
Yg ini banyak,apalagi klo di jalur,di tenda pas mau tidur,dia suka liat pasangan lain, kemudian baper trus curhat pun berjalan berjam jam

6. Pendaki Eksis
Gak peduli cuaca apa,kondisi gimana yg pasti harus ada foto, bahkan kalo bisa lg boker pun “cekreeekk” ambil foto

7. Pendaki Perusak
Hobby nya suka nyampah,gak bisa liat EDELWEIS langsung dipetik

8. Pendaki Nyaman
Ini pendaki yg ga peduli mau kaya gimana yg penting dia nyaman..Diatur susah krna dia selalu bilang “yg penting gue nyaman”
Hati-hati, kadang terlalu nyaman nanti bisa jadi sayang.

9. Pendaki Pintar
Mereka yg mendaki bukan hanya menggunakan otot,tp menggunakan otak.. Ikutin prosedur safety,aturan alam & mereka yg bijak.

10. Pendaki Supermen
Yg ini biasanya bawaanya kulkas 2 pintu, paling kuat diantara gerombolannya..tp kasian suka dijadiin bemper buat ngambil air

11. Pendaki Ngasal
Naik gunung pake wedges,pake sepatu mejeng, pake sendal,ga bawa perlengkapan safety, pake pakaian seadanya, katanya sih yg penting mental

12. Pendaki Pelor
Hobby nya nempel molor, enak bgt si doi gampang tidurnya, termasuk hobby tidur di jalur kalo lg trekking,gak bisa liat lapak dikit.

13. Pendaki Malaikat
Mereka yg super baik,hobby nolong orang,bantuin bawa carrier buat yg gak kuat,dan segala pekerjaan dia kerjain – duh “nikah-able” bgt

Jadi kalian jenis pendaki yg mana?
Jangan lupa mention temen kalian.

Fakta Tentang Summit Gunung Kinabalu

Berikut ini gue share beberapa Fakta tentang Summit Gunung Kinabalu yg bisa dipelajari :

1. Landmark yg dipakai adalah bukan Puncak Utama, melainkan South Peak

2. South Peak mempunyai bentuk yg berbeda-beda jika diliat dari beberapa sudut. Paling fotogenik sih ini..

3. South Peak dijadikan sebagai foto di Mata Uang Ringgit Malaysia pecahan 100

4. Orang banyak mengira South Peak adalah puncak tertinggi, namun salah tinggi South Peak 3.921,5mdpl sedangkan Low’s Peak (puncak utama) 4.095mdpl

5. Bendera Sabah bergambar Gunung Kinabalu

6. Gunung Kinabalu adalah gunung Granit diperjalanan dijelaskan banyak tentang Gunung Granit ini

7. Gunung Kinabalu disebut sebagai “Sacred Mountain” Gunung suci yg dikenal sebagai “Final Resting Place” – tempat peristirahatan terakhir.
Hayooo jadi jangan macem-macem disini, respect to the Mountain anf mother nature

8. Kinabalu memiliki banyak puncak diantaranya : Low’s Peak, Victoria Peak, Ugly Sister Peak, St. John Peak, South Peak, Donkeys Ear Peak, Tunku Abdur Rahman Peak etc

9. Nama Low’s Peak diambil dari Hugh Low orang Inggris yg tercatat pertama kali kesana

10. Mendaki Gunung itu bukan melulu soal sampai Summit dan Foto di puncak, tapi tentang bagaimana elu bisa mempelajari dan mendapatkan informasi di setiap gunung yg didaki..

Dalam Mendaki Gunung, salah satu komponen yg paling penting adalah “bekal untuk menolong orang” yaitu dasar dari PPGD – Pertolongan Pertama Gawat Darurat.

Banyak banget yg masih kurang paham tentang hal ini, sehingga ketika dihadapkan dengan kondisi darurat malah bingung ataupun salah penanganan.
Ketika ada yg Hipo, atau Cidera/Jatuh, salah penanganan bisa jadi sumber malapetaka, apalagi jika gak paham ilmu dasarnya dan akhirnya tidak bisa memberikan bantuan pada teman seperjalanan.

Dalam mendaki gunung mungkin perjalanan paling berat itu adalah saat muncak..
Bukan hanya tentang jalurnya, tapi tentang bagaimana bisa mengalahkan “ego” dan “kesombongan”Karena terkadang terlalu berambisi, ego bisa menguasai diri.
Tanjakan, udara dingin, angin, dan tipisnya oksigen jadi teman selama perjalanan.. Well just enjoy the ride!! Jangan terburu – buru dan nikmati saja perjalanannya ya guys!

Tipe Pendaki yang Merawat Carrier nya

Ada 2 tipe pendaki dilihat dari cara memperlakukan carriernya seperti memperlakukan hubungan pacarannya.. *eeeaaaa.. Mari disimak tipe pendaki menurut anak bebek:

A. YANG SAYANG SAMA CARRIERNYA DAN MEMPERLAKUKANNYA SAMA KAYA PACAR SENDIRI
1. Carrier nya disimpan di tempat yg bagus, ditengokin sambil elus-elus, kapan kita jalan lagi?
2. Kalo carriernya kotor langsung dibersihin, dikasih rain cover.
3. Kalo ada yg mau pinjam carriernya gak akan dikasih, emang mau pacar lu dipinjam kanan kiri? Apalagi suka gak tau kapan baliknya, etau tau dijadiin hak milik alias ditikung *eehh ini kita bahas apa sik? Carrier kan?
4. Ada juga,kalo lelah carriernya dijadiin tempat bersandar, blm lagi kalo misalnya nih,gak ada yg bisa diajak foto bareng, lgsg carriernya dipeluk tinggal kasih hijab bunga-bunga ajah udah kaya pendaki cewek emesshh.
5. Kalo lagi tidur di tenda, dimasukin carriernya dipelukin, lah dia kira itu bantal guling
6. Kalo lagi jalan, carriernya di gendong sampe diajak foto dari belakang, walopun kenyataannya kalo sama pacar sendiri belum tentu mau ngegendong.

B. YANG SEMENA – MENA SAMA CARRIERNYA, DIPERLAKUKAN YAH BIASA AJAH

1. Kalo lagi butuh, baru dicari.. Padahal tuh carrier udah ditumpuk di gudang ditinggal main PUBG sampe lama berdebu disarangin laba-laba..
2. Kalo di tenda, carriernya ditaro diluar karna dianggap nyepit-nyempitin.. Kasian tuh carrier kedinginan.. .
3. Kalo foto, carriernya suka didudukin seenak jidat.
4. Kalo lagi lelah, carriernya suka dihempaskan ditanah.. Sama tuh kalo si dia lagi lelah/bosan, lalu elu dicampakan dgn santainya..
5. Kalo lagi ketemu tanjakan, gendong carrier terus carriernya dimaki-maki katanya “BGSD, NJIR nih carrier berat banget.
6. Dan ada yg kalo udah bosan, butuh uang, lalu carriernya dijual… *kemudian hening..

Ada juga tipe yang suka gonta ganti carrier, beda gunung, beda carrier.. Sama kaya lau.. Beda kota, beda gebetan..

JADI KALIAN TIPIKAL PENDAKI YANG MANA?

Inget kalo punya carrier, disayang-sayang kaya pacar jangan dianggurin ajah nanti diambil orang loh baru tau rasa.. Lah kalo diambil orang, kalo diambil YMK? 

Bukit Timur Ba’a “East City View”, Ba’a, Pulau Rote, NTT

Tahukah anda tentang pulau rote? Salah satu pulau yang sangat indah ini terletak di Nusa Tenggara Timur. Nah, tempat ini juga merupakan salah satu destinasi wisata yang menjadi tujuan dari banyak traveler yang ada. Apabila pergi ke NTT, anda bisa mengunjungi pulau rote yang menyimpan banyak keindahan alam serta tempat wisata indah salah satunya adalah bukit timur.

Selamaaaat pagiii Guys! Apa kabar semuanya pagi ini? Yudmin bangun telat nih karena semaleman telponan sama Devmin, biasa laporan harian, terus lagi ada pendekatan dengan project2 traveller lainnya, doakan sukses agar bisa selalu menginspirasi teman2!

Kembali ke #rotecatatanbackpacker, Yudmin akan membahas satu lagi spot menarik di Rote. Tenang aja, Insya Allah Yudmin ga akan kehabisan spot soalnya banyaaaak banget, ini yang baru dibahas yang jilid 2, belum ngebahas spot yang jilid 1, pokoknya spotnya akan selalu menarik hehe. Spot selanjutnya apa nih min?

Bukit Timur Ba’a. Lagi2 spot yang Yudmin temukan dan namakan sendiri. Lokasinya berada di bukit2 sebelah timur kota Ba’a. Serius, pemandangan disini dahsyat banget! Biarpun kita ga bisa liat sunrise, dari sini bakal keliaatan sunset yang supeeeeer cantik! View langsung ke tengah kota dan lautan luas, akan membuat kamu terpana, ternyata kota kecil ini mempunyai magic tersendiri untuk bertahan lama disana. Yudmin aja disana 5 hari rasanya kurang puas! Hihi.

Biaya: Gratis.

How to get here: Susurin bukit timur, dia jalannya agak naik sih. Detailnya Yudmin juga lupa, tapi yudmin inget Yudmin ambil fotonya dari sebuah rumah yang ada lapangan bulu tangkis yang udah agak hancur, mungkin bang @bambangseno bisa bantu hehe. Pokoknya jalannya nanjak terus ke atas, pakai motor.

Saran: waktu itu Yudmin ngambil fotonya sambil masuk kerumah warga, kebetulan disampingnya ada lapangan bultang yang udah agak hancur, disana ada kursi buat duduk untuk menikmati. Berhubung kebunnya orang, jangan berisik apalagi buang sampah sembarangan. Siapa tau kita ditawarin minum teh bareng sama yang punya rumah. Hidup kearifan lokal!!

Last Day in Samarinda! Lagi-Lagi Keberuntungan!

Pernahkah kamu merasakan keberuntungan di saat detik – detik terakhir? Entah itu ketika sedang di suatu tempat, waktu sedang mepet, atau kondisi lainnya. Tulisan ini menceritakan tentang Ashari Yudha yang tiba – tiba mendapatkan keberuntungan di detik – detik terakhirnya ketika di Samarinda.

“Aaaaaaaargh! Tinggal 2 minggu lagi!!”.

Saya mulai berpikir bagaimana mengatur jadwal perjalanan yang benar-benar mepet. Sekarang sudah pertengahan bulan, sedangkan bulan depan saya harus kembali ke Jakarta untuk mengisi beberapa event.

Melihat kondisi seperti ini, saya kadang membayangkan diri saya yang dahulu. Bisa berpergian kemana-mana tanpa batas, bebas lepas tak ada yang mencari, bahkan terkadang lupa waktu. Tetapi semua orang menyadari, hidup ini adalah realita yang tak bisa selalu menuntut sisi idealis. Karena realita itu, saya harus mengorbankan waktu-waktu traveling demi beberapa pekerjaan yang harus diselesaikan.

“Bang! Jangan bengong! Ntar disambet Setan!” tegur Alif.

“Oh iya Lif. Abang lagi mikir jadwal hehe.”.

“Udah nanti aja bang, kita main dulu”. jawabnya.

Sebelum meninggalkan Samarinda, Alif mengajak saya untuk mengeksplor air terjun Tanah Merah. Air terjunnya sebenarnya biasa saja, tapi karena terletak di tengah pohon-pohon yang rimbun, menjadikan air terjun itu terlihat eksotis.

Usai mengeksplor, saya segera mencari kontak bus umum menuju Balikpapan. Harga bus dan travel ternyata terpaut cukup jauh, maka dari itu saya memilih bus umum meskipun memakan waktu lebih lama.

Tiba-tiba, HP saya berdering. Ternyata, Om Uyung, menelpon.

“Assalamualaikum, Om”.

“Waalaikumsalam, lagi dimana Yud? Sudah mau berangkat ke Bpp kah?”.

“Ini masih menunggu Om, kenapa Om?”

“Sini ke kantor Om. Ada teman Om yang mau ke Balikpapan. Kamu ikut saja ke Bpp. Ditunggu ya Yud.”

“Wah masa Om? Siap deh, Makasih banyak Om!” jawabku.

Lagi-lagi keberuntungan hadir didepan mata. Setelah mendapatkan tumpangan di Tanjung Selor, saya dibantu lagi sekarang. Apakah keberuntungan ini datang dari doa orang tua yang selalu mendoakan anak-anaknya?

Saya sih selalu percaya doa orang tua apalagi doa ibu, selalu membawa kebaikan dan keberuntungan 🙂 Percayakah kamu?

Heritage Tour Pekalongan! Minum Limun yuk!

Pekalongan adalah salah satu kota yang terletak di Jawa Tengah yang menjadi tempat pertumbuhan dan pusat ekonomi yang sangat pesat. Rupanya kota pekalongan termasuk salah satu kota yang termasuk di salah satu jalur pantura. Pantura adalah pantai yang membentang sepanjang pulau jawa.

Kota ini sangat terkenal dengan kerajinan batik yang mendunia bahkan sampai di ekspor ke luar negeri. Batik khas pekalongan ini memiliki motif dan corak yang unik dan khas sekali sehingga sangat spesial. Nama pekalongan berasal dari kata halong yang berarti “dapat banyak”. Nama ini berasal sejak zaman pemerintahan Hindia Belanda pada tahun 1958.

Lembaga merupakan salah satu kota yang sangat bersejarah karana dulunya merupakan tempat penjajahan. Banyak sekali bangunan kuno dan juga tradisi yang masih ada sejak zaman penjajahan dulu sebelum Indonesia Merdeka. Disini kita akan menyimak perjalanan seorang travel blogger yang mengelilingi dan berwisata ke kota batik ini.

Setelah bersikeras membatik yang diakhiri dengan kata menyerah, saya dan teman-teman @pesonaid_travel melanjutkan perjalanan mengelilingi kota Pekalongan. Kata Pak Yanto, jadwal sore ini adalah heritage tour.

Ada beberapa tempat yang kami singgahi, misalnya benteng Pekalongan yang sekarang sudah menjadi rumah tahanan, museum batik, dan pasar batik yang menjual aneka macam jenis batik. Tapi yang paling saya suka adalah kunjungan ke pabrik Limun Oriental.

Ada yang pernah minum limun? Apa malah nggak tau limun apa? Limun atau sering disebut Lemonade adalah sejenis minuman dengan aneka rasa yang dibuat dengan campuran lemon. Nah, biasanya lemon digantikan dengan soda berkarbonasi rendah. Makanya, kalau kita minum Limun yang berwarna-warni itu, rasanya segar gimana gitu di tenggorokan.

Di pabrik Limun Oriental, kita disuguhkan dengan aktivitas produksi limun. Dimulai dari pembersihan botol limun yang memiliki tiga tahap pembersihan, lalu dilanjutkan dengan pengisian limun yang mengalir dari pipa-pipa, dan diakhiri dengan pemrosesan tutup botol. Nah limun Oriental sendiri ada berbagai macam warna dengan aneka rasa. Ada rasa mocca, jeruk, apel, strawberry, hingga anggur. Seger!

Masih Ada Komodo Liar di Pulau Padar?

Apakah kamu pernah jalan – jalan ke pulau Padar? Rupanya di pulau ini terdapat komodo liar yang masih hidup bergerombolan namun jarang terlihat karena takut dengan manusia. Apakah komodo bukan hanya hidup di pulau komodo saja? Ini dia perjalanan dari seorang travel blogger yaitu Ashari Yudha pada saat pergi ke pulau Padar.

Kata orang, masih ada komodo liar yang hidup di sekitaran pulau Padar.

Mungkin rata-rata orang hanya mengetahui bahwa Komodo yang menjadi ikon pariwisata di kepulauan Komodo hanya hidup di sekitar pulau Rinca dan pulau Komodo. Tetapi kenyataannya, tidak seperti itu. Ada beberapa pulau lain yang menjadi habitat dari sang naga ini. Contohnya ada pulau Nusa Kode, dimana di pulau ini komodo benar-benar hidup liar hingga hanya didatangi oleh peneliti saja, dan ada juga pulau Gili Lawa yang sekarang ditutup. Padahal sekitar enam tahun yang lalu, Gili Lawa adalah spot yang luar biasa indah. Sayang seribu sayang, sempat terjadi kebakaran hebat yang akhirnya berujung Gili Lawa ditutup dari para pengunjung. Beruntung saat itu saya masih sempat mengunjunginya langsung sebelum Gili Lawa ditutup.

Apakah pulau Padar juga menjadi habitat Komodo? Jawabannya iya, menurut para ranger dan orang setempat. Tapi, si Komodo pulau Padar ini tinggal di bagian pulau yang lain, bukan di sekitaran track pendakian bagi para wisatawan. Meski begitu, kita harus tetap selalu waspada, karena yang namanya hewan liar nggak pernah bisa diprediksi.

Berkaca dari Gili Lawa yang dulunya sempat menjadi destinasi pilihan lalu ditutup, seyogyanya kita juga harus bisa menjaga pulau Padar agar tak terjadi hal yang sama. Simpel saja, ikuti peraturan para ranger di lokasi, tak berjalan keluar dari jalur yang sudah disediakan, dan tak mengambil apapun kecuali foto. Bagaimanapun, kita adalah tamu di pulau Padar, sedangkan satwa dan apapun didalamnya merupakan tuan rumah.

Nggak pengen kan kecantikan kepulauan Komodo ini hanya bisa dinikmati kita, tetapi nggak bisa dinikmati oleh generasi setelah kita?

Keunikan Transportasi di Negara India

Di India itu asli deh nano-nano banget masalah transportasi. Kalau mau dibandingin sama Indonesia, ya 11-12 lah. Tapi ada keunikan yang beda juga. Ini dia menariknya transportasi yang ada di India dilansir dari akun seorang travel blogger ternama yaitu @catatanbackpacker.

1. Klakson

Mungkin temen-temen sering denger katanya di India itu rame banget sama suara klakson. Emang hal itu bener adanya. Klakson itu udah jadi bagian hidup saat menggunakan kendaraan deh bagi orang India. Dikit-dikit klakson, ada di depan macet lampu merah, klakson. Bahkan, banyak mobil-mobil gede yang sengaja di belakangnya ditulia “please blow horn” . Sengaja minta di klakson.

2. Banyak mobil bagus, tapi…

Percaya deh, di India banyak mobil bagus. Malahan mereka udah bikin pabrik mobil sendiri. Tata motors, Force, dan banyak merek lokal lainnya. Sayangnya, kebanyakan mobil di India itu entah kenapa baret dan penyok semua. Seumur-umur kesana, jarang banget liat mobil yang kinclong gitu. Pasti minimal ada penyok. Mungkin kena sundul kali ya.

3. Masalah Nyebrang

Ini kadang juga jadi masalah. Nyebrang di India itu gak cukup cuma ngasih aba2 pakai tangan doang. Kagak bakal di liat, asli. Paling bener emang harus percaya diri dan bikin eye contact sama si pengemudi di depan kita. Abis itu maju aja jalan jangan nunggu kendaraannya stop. Dia bakal stop sendiri kalau udah deket, tapi tetap hati-hati. Seriusan sih, nyebrang di sini harus berani.

4. Banyak Pilihan

Transportasi keliling kota di India bisa dibilang lengkap. Mau naik taksi, bis, metro (kota besar) ada kok. Busnya juga variasi mau yang AC apa yang kipas apa yang angin jendela juga ada. Tapi yang lucu masih ada becak yang ditarik orang, ada juga becak yang dikayuh kayak sepeda, ada juga becak yang pakai motor, dll. Oh iya disini ada bajaj juga tapi bisa berlima, yang belakang empat orang, yang satu lagi duduknya sama si supir. Tapi kemaren nggak nemu pangkalan ojek sih . Oh iya di sini ada Uber sama Ola Cabs untuk pesan taxi online.

Destinasi Wisata Singapura

Singapura merupakan salah satu tujuan yang sudah sangat lama dan sudah menjadi tujuan wisata yang terkenal di masyarakat indonesia , karena dalam biaya perjalannya tidak terlalu mahal para wisata yang datang dari indonesia sangat hobi untuk kunjungi tempat – tempat wisata yang ada di singapura karena sangat unik untuk berfoto dengan latar belakang merlion dan juga gedung esplanade yang bisa memberikan kenangan .

Yuk , kita langsung simak saja tentang keunikan dan juga keseruan berwisata di singapura .

  1. Merlion park atau juga bisa di sebut dengan mermaid dan lion merupakan salah satu tempat taman yang publik sehingga bisa di akses semua orang , patung merlion ini berbentuk seperti ikan duyung dan juga berbentuk kepala singa maka di anggap dengan nama Singapura .
  2. Orchard road ini adalah salah satu tempat wisata yang sangat banyak di kunjungi oleh semua orang karena memiliki lokasi yang startegis dan jalan Orchard ini sangat terkenal untuk wisatawan yang asing dan juga menjadi salah satu pusat pembelanjaan saat anda melancong ke negara ini .
  3. Marina bay sands , ini merupakan tempat untuk berfoto dengan latar belakang yang indah dan bisa menunjukan bahwa anda sedang berada di singapura .
  4. Esplanade , tempat ini sering di sebut dengan gedung durian untuk mengunjungi wisata ini anda bisa menggunakan atau naik kereta MRT.
  5. Clarke quay ini adalah tempat yang berupa dermaga terdapat di tepi singapura dan anda bisa duduk santai .
  6. Gardens by the bay , merupakan tempat wisata yang sekitar taman raksasa luas 100 H terdapat di pas belakang marina bay sands , tempat ini menjadi tempat jalan – jalan yang sangat nyaman .
  7. Universal studio singapura ini adalah salah satu tempat yang wisata bermain berhungan dengan sebuah tema hollywood selain memiliki wahana bermain wisata ini juga memiliki banyak restoran dan kios yang menjual berbagai barang – barang.
  8. Tempat wisata chinatown , ini sebuah tempat yang memiliki berbagai atribut sehingga bisa membuat tempat nya menjadi berbeda .

Semoga bermanfaat